Apa Penyebab Perut Kembung Pada Anak?

vitamin anak

PERUT KEMBUNG PADA ANAK?

Perut kembung tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, ternyata anak-anak juga bisa mengalaminya. Kita sebagai orang tua pastinya merasa cemas ketika anak mengalami perut kembung, apa iya? Tenang saja, ada beberapa carauntuk mengatasi perut anak yang kembung loh.

Demi membuat anak doyan makan, orang tua lebih membiarkan anak makan sambil bermain ataupun menonton televise, berlari-lari dan berkeliaran dalam ruangan sambil mengunyah makanan dengan cepat. Ternyata kebiasaan seperti itu bisa membuat perut anak menjadi kembung karena terlalu banyak menelan udara. Perut yang kembung memang membuat Anda dan anak tidak nyaman untuk beraktivitas. Namun, jangan dibiarkan kondisi seperti ini. Cari tau apa penyebab dari perut kembung yang terjadi pada anak.

Penyebab perut kembung

Perut kembung yang dialami oleh anak Anda bukanlah datang dengan sendiri, pastinya terdapat penyebab perut kembung, salah satunya terlalu banyak menelan udar ketika sedang makan, tidak mengunyah makanan secara perlahan, makan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi sehingga membuat usus sulit mencerna, mengalami penyakit Crohn,sembelit, dan obstruksi otot.

Perut kembung sangat tidak bisa dianggap sepele. Jika anak kembung dikarenakan makanan, maka ingat kembali apa yang telah anak Anda makan. Beberapa karbohidrat dalam makanan tidak dapatdiolah oleh sistem pencernaan tubuh. Bakteri baru bisa mengolah makanan yang telah masuk kedalam pencernaan ketika sampai di usus besar dan menghasilkan gas. Hal itulah yang menyebabkan perut kembung pada anak. Berikut makanan tersebut seperti lobak, kembang kol, kacang-kacangan, kubis, bawang, brokoli, dan apel.

Cara mengatasi perut kembung pada anak

Ketika anak Anda mengeluhkan bahwa perutnya kembung, terdapat beberapacara mengatasi perut kembung pada anak :

  • Anda bisa memberi bantal pemanas di perutnya dan beri air putih atau cairan sekitar 29,5 hingga 59 mililiter setiap 10 atau 15 menit agar anak Anda tetap terhidrasi
  • Menghindari makanan yang mengandung pemanis buatan, minuman yang bersoda, serta permen karet. Karena makanan tersebut mengandung pemanis (sorbitol) atau semacam gula (fruktosa) juga dapat menyebabkan perut kembung. Walaupun anak Anda sangat menyukai makanan dan minuman tersebut, sebisa mungkin untuk melarangnya dengan arahan yang baik.
  • Kurangi asupan jus buah. Terkadang orang tua tidak mengetahui bahwa membarikan jus buah lebih dari satu gelas sehari dapat menyebabkan gas yang berlebihan di perut. Tidak semua anak cepat mencerna fruktosa dan sukrosan dalam jus. Akibatnya, anak Anda jadi kembung.
  • Mengurangi makanan yang membuat perut anak kembung. Hindari juga makanan seperti bawang dan kubis. Gas yang mengandung sulfur di produksi dari kedua makanan tersebut yang dapat mengakibatkan gas ataupun angin keluar dari tubuh anak berbau busuk. Harap diperhatikan seberapa sering anak buang angin, normalnya seseorang bisa buang gas hingga 20 kali dalam sehari.
  • Beri tahukan kepada anak bahwa setidaknya mengunyah makanan secara perlahan dan santai jangan terburu-buru, dan usahakan untuk membuat anak berjalan selama 10 hingga 15 menit setelah usai makan.
  • Mengurangi mengkonsumsi lemak, mengurangi makanan yang tinggi lemak dapat membantu mengurangi produksi gas di dalam perut pada anak.
  • Usahakan minum air putih yang cukup, walaupun air putih tidak menyelesaikan masalah kembung pada perut anak. Namun air putih bisa membantu memperlancar pencernaannya.

Setelah mengetahui cara mengatasi perut kembung pada anak, Anda sekarang dapat menerapkannya dan tidak perlu untuk panik lagi. Jika perut kembung disertai dengan sakit perut yang luar biasa, muntah, mual dan demam segeralah untuk mengunjungi dokter anak untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan secara tepat.