BAHAYA DIBALIK GIGITAN BAYI PADA MAINAN

vitamin anak

Sebagai Orang Tua pastinya ketika melihat si kecil lincah dan aktif memiliki rasa senang tersendiri. Namun pernah kah kita sadari ketika si kecil aktif bermain dan suka menggigiti mainannya memiliki bahaya menunggu kepada si kecil?

Di masa pertumbuhan pada gigi bayi, bayi akan cenderung punya keinginan untuk terus menggigit apapun yang ada disekitarnya. Mainan yang sering diberikan orang tua kepadanya biasanya juga tidak terlewat untuk di gigit oleh si kecil. Hal ini sudah merupakan hal yang biasa terjadi, namun harus diperhatikan juga terbuat dari apa barang yang di gigit si kecil. Kekhawatiran kita ketika bayi menggigit mainan bisa saja terbuat dari bahan yang berbahaya untuk bayi. Inilah yang membuat para orang tua memberi mainan yang diklaim aman jika digigit oleh si kecil. Tapi benarkah sepenuhnya mainan itu aman?

Beberapa waktu terakhir,banyak para orang tua yang menggunggah foto salah satu produk gigitan bayi yang terkenal dengan bentuk hewan, saat dibuka dalamnya ternyata telah telah berjamur. Hal ini sangatlah membuat para orang tua khawatir.Mainan gigitan bayi benar adanya terdapat lobang kecil, yang diduga dapat menjadi aliran air liur si kecil masuk kedalam mainan. Air liur yang masih tertinggal di dinding bagian dalam mainan tentunya menjadi alasan tumbuhnya jamur di mainan anak. Banyak orang tua yang beranggapan bahwa jika mencuci dalaman mainan anak dapat menghilangkan kotoran, padahal mencuci dapat membuat mainan menjadi lembab dan dapat bertumbuhnya jamur.

Jika si kecil terkontak langsung dengan jamur walau akibatnya tidak langsung terlihat namun dapat merugikan kesehatan si kecil dimasa depan. Apalagi jamur langsung masuk melalui mulut si kecil, dimana si kecil belum sepenuhnya sistem imunnya tebal layaknya orang dewasa. Jamur yang masuk kedalam tubuh anak dapat memicu hal-hal berikut :

  • Menyebabkan asma

  • gangguan bagian pernapasan dan

  • Alergi karena terganggunya saluran pernapasan.

Tetapi tidak semua bayi yang menggunanak mainan gigitan bayi ini dapat terindikasi penyakit gangguan pernapasan nantinya. Hal tersebut juga berpengaruh melalui sensitifitas bayi, karena tiap bayi memiliki tingkat sensitif yang berbeda. Terlalu sering menggigit mainan juga meningkatkan indikasi gangguan pernapasan. Kemudian, jika mengetahui mainan bayi tersebut berjamur sebaiknya langsung tidak digunakan kembali.

Beberapa peneliti menunjukan bahwa jika bayi terkena jamur dapat membuat bayimenjadi alergi. Batuk , bersin atau masalah lainnya timbul karena sesuatu yang berjamur dan lembab. Namun bisa saja tidak menimbulkan gangguan apapun

selain mainan gigitan bayi, mainan karet anak yang biasanya menjadi teman bermain saat mandi dapat menjadi tempat berkembang biaknya jamur. Karena jamur akan berkembang pada tempat lembab dan basah. Sebaiknya baca peraturan penyimpanan dan perawatan mainan anak sebelum di beli. Jika tidak terdapat peraturan untuk membersihkan dengan air lebih baik jangan dibersihkan menggunakan air.

Oleh karenaefek samping yang berbahaya bagi si kecil, disarankan untuk tidak terlalu memberikan mainan kepada anak yang masih belajar menggigit, karena bisa saja menyebabkan masalah yang tidak di duga saat mendatang.