Makanan Khas Indonesia Tanpa Kolesterol

penurun kolesterol

Sebagai masyarakat Indonesia, tentu kita tidak asing lagi dengan berbagai macam makanan dari Sabang hingga Merauke. Masakan bersantan seperti rendang, opor, sayur lodeh, dan pepes barangkali telah menjadi menu favorit di keluarga. Selain itu, cemilan berlemak seperti keripik dan gorengan seringkali menjadi teman minum teh yang nikmat. Apalagi kekayaan laut Indonesia yang tiada habisnya menyediakan makanan segar seperti udang, cumi, dan kepiting. Terkadang kita lupa bahwa tidak semua yang enak itu juga menyehatkan dan diperlukan oleh tubuh.makanan tanpa kolesterol

Tak heran, banyak penduduk Indonesia yang terkena penyakit kolesterol tinggi. Pada tahun 2016, tercatat 35 % penduduk Indonesia menderita koesterol tinggi. Dan faktanya, kematian yang dipicu oleh kolesterol tinggi mencapai 25 per 1000 orang pria di Indonesia. Angka kematian ini jauh lebih tinggi dari negara lain, seperti Jepang yang hanya 3 per 1000 orang pria.

Bahaya kolesterol yang bahkan dapat menyebabkan kematian ini tentu tidak bisa diabaikan begitu saja. Upaya pencegahan penyakit dapat dimulai dengan mengontrol kadar kolesterol masing-masing individu. Seperti yang telah dicanangkan oleh Menteri Kesehata RI, Indonesia perlu melakukan gerakan CERDIK (Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olah raga, Diet sehat dengan gizi cukup dan kalori seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres).

Makanan Tanpa Kolesterol

Sebenarnya, masih banyak makanan Indonesia yang menyehatkan dan tetap enak di lidah kita. Lalu apa saja sih makanan Indonesia tanpa kolesterol?

  1. Ikan

    Makanan laut yang aman dan cenderung ramah terhadap penderita kolesterol tinggi adalah ikan. Indonesia memiliki luas lautan dan sumber protein terbesar di dunia, tetapi konsumsi ikan masyarakat hanya 25 gram per kapita per hari. Sementara orang Jepang dan Korea mengkonsumsi ikan 100 gram per kapita per hari.
    Ikan dapat diolah menjadi berbagai makanan khas Indonesia tanpa kolesterol seperti tekwan, pepes, sup, atau dipanggang. Hal ini dapat mengurangi penggunaan minyak yang tinggi kolesterol.

  2. Buncis
    Buncis tidak hanya baik untuk jantung, tetapi juga menawarkan dirinya sebagai makanan rendah kolesterol yang layak dikonsumsi oleh setiap orang yang ingin memperoleh hidup sehat. Para peneliti di Arizona State University Polytechnic menemukan kemampuan kacang buncis untuk menurunkan kadar LDL kolesterol hingga 8% bila dikonsumsi sebanyak ½ gelas.
    Kacang buncis juga kerap disebut sebagai makanan penyehat jantung. Beberapa makanan yang di dalamnya terkandung serat memang terbukti mampu memperlambat laju dan jumlah penyerapan kolesterol dari makanan tertentu. Anda bisa menikmati sup buncis bercampuran sayuran bervitamin lain.
  3. Terong

    makanan tanpa kolesterolTerong merupakan sayuran yang banyak dijumpai di Indonesia. Aneka olahan terong pun sudah menjadi resep andalan masing-masing keluarga, salah satunya balado terong. Makanan pedas dan berminyak ini tidak disangka-sangka justru mengandung kolesterol yang sangat rendah. Cabai merah dan terong mengandung nol kolesterol dan vitamin yang bagus untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh. Terong juga merupakan salah satu sumber serat larut yang tinggi seperti okra, oat dan barley. Cabai memiliki komponen bernama capsaicin yang membuat pedasnya cabai. Capsaicin ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah serta menghalang gen yang membuat arteri darah mengecil, sehingga membantu melancarkan aliran darah, menurut beberapa riset. Cabai merah terbukti mengurangi kadar kolesterol LDL, tetapi tidak memengaruhi kolesterol HDL, yang berarti bagus untuk keseimbangan kadar kolesterol dalam darah.

  4. Tahu dan Tempe

    makanan tanpa kolesterolMakanan sejuta umat bagi warga Indonesia. Siapa tak mengenal tahu dan tempe beserta variasi masakannya. Kedelai yang merupakan bahan utama dari tahu dan tempe mengandung protein dan isoflavon. Keduanya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah.
    Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2010 di The Journal of Nutrition menemukan bahwa makan kedelai setiap hari dan menambahkannya ke makanan, dapat membantu dalam penurun kolesterol LDL hampir 8 sampai 10 persen.

  5. Kayu Manis

    Kayu manis sangat efektif untuk cara diet cepat anda karena rendah lemak dan bebas gula. Kayu manis sering digunakan sebagai pemanis dan penambah aroma dalam makanan atau minuman. Khasiat kayu manis selain dapat menurunkan gula darah, juga menyerap kolesterol jahat dalam tubuh. Kayu manis dapat ditambahkan dalam segelas teh dipagi hari dan malam hari untuk menenangkan pikiran, menghangatkan tubuh, dan membakar lemak.